Sajak Bubur Koran (Kisah hujan dan bocah penjual koran)

Home » Karya Sastra » Sajak Bubur Koran (Kisah hujan dan bocah penjual koran)
Sajak Bubur Koran (Kisah hujan dan bocah penjual koran)
Karya: Norman Adi Satria
Posted on 18 January 2013 by Norman Adi Satria in Karya Sastra, Puisi Kehidupan, Puisi Religi // 1 Comment
Sajak Bubur Koran – Norman Adi SatriaSajak Bubur Koran – Norman Adi Satria
SAJAK BUBUR KORAN
Karya: Norman Adi Satria

Bocah kecil penjual koran
duduk termangu di sebuah peron.
Kereta pertama telah melaju
membawa penumpang yang basah kuyup kehujanan
penumpang lainnya menunggu dengan kuyup pula.
Hujan sedari pagi mengguyur Jakarta.

Bocah kecil itu telah kering bajunya
tapi korannya terlanjur jadi bubur kertas
dipeluknya dengan cemas.
Koran-korannya tak mungkin laku dijual
pun jika ditambahkan suwiran ayam
takkan jadi bubur ayam
tetap akan jadi bubur koran.
Dia menangis tak keruan.

Puisi Normantis

Sajak Bubur Koran - Norman Adi SatriaSajak Bubur Koran – Norman Adi Satria

SAJAK BUBUR KORAN
Karya: Norman Adi Satria

View original post 180 more words

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s